Showing posts with label Real life. Show all posts
Showing posts with label Real life. Show all posts

Friday, October 9, 2015

Penipu Juga 'Ngiptek'


Artikel ini berdasarkan pengalaman pihak ketiga, dengan kata lain ini bukan pengalaman pribadi saya, tapi saya menyimak cerita ini dari pihak yang terpercaya, salah satu – kawan saya.
Zaman semakin maju, orang – orang semakin cerdas, semakin banyak cara terpikirkan untuk mendapatkan uang dan kekayaan dengan tidak halal. Salah satunya yang dialami oleh kakak kelas saya yang bertempat tinggal di Bandung. Pada suatu hari ia pulang dari kampusnya seperti biasa dengan berjalan kaki. Tiba – tiba ia mendapat panggilan telepon dengan suara seorang laki – laki dewasa. Kata – kata pertama yang diucapkan laki – laki tersebut adalah tolong.
               Kawan saya lantas bertanya,

Tuesday, October 6, 2015

A Real Hero

             
Sewaktu kita kecil dulu kita sering menonton animasi-animasi yang ditanyangkan di tv. Kita melihat bahwa ada sosok pahlawan yang sangat hebat dimana dia dapat “terbang”, mempunyai tenaga super, dan dapat membantu semua orang yang sedang dalam keadaan kesusahan. Atau mungkin sewaktu kita sd dulu bahkan sampai sma kita diajarkan pelajaran sejarah dimana kita diajarkan tentang perjuangan dari beberapa pahlawan yang membela negara kita sampai titik darah penghabisan untuk membela negara kita agar segera merdeka dari penjajah. Atau mung

Monday, October 5, 2015

Pendidikan Pada Era Yang Mendunia

Baik, hari ini aku akan membahas hal yang bisa jadi asing terdengar di sebagian kuping-kuping manusia. Hal ini tentang inisiatif pendidikan dalam era global, apa yang membuatnya istimewa? Hal-hal global sering dikaitkan dengan perkembangan zaman, yang kubahas kali ini adalah tentang bagaimana kita sebagai pemuda dapat berinisiatif lebih terutama dalam menghadapi era global yang semakin maju kedepan, tentunya dengan sudut pandang saya sebagai pembuat karangan.

Saturday, October 3, 2015

Kejahatan Sosial

    
      Kali ini saya akan mengutip sekilas cerita dari teman saya yang beberapa waktu lalu sedang dalam perjalanan pulang. Kita sebut saja si "A". Pada saat itu ia sedang berada di dalam sebuah angkutan perkotaan umum di bilangan Jakarta Pusat. Kala itu ia terjebak di sebuah permasalahan biasa, "macet" pada sore hari, waktu-waktu pulang kerja. Disaat itu pula, seorang anak kecil masuk ke angkutan tersebut sambil membawa iringan lagu yang keluar dari mulutnya sambil menepuk-nepuk kan tangannya dengan maksud menambah "esensi" dari nyanyian tersebut.